Tips Rahasia Belajar Efektif untuk Pelajar Kelas 6 SD

Bagi anda yang memiliki putera-puteri usia kelas 6 SD, sudah waktunya mencurahkan ekstra waktu untuk buah hati yang sebentar lagi akan meninggalkan bangku sekolah dasar menuju sekolah baru jenjang menengah. Ada sebagian orangtua yang tentunya merasa cukup stress dengan hal ini karena persaingan untuk mendapatkan sekolah menengah pertama (SMP) yang berkualitas memang cukup atau bahkan bisa dibilang sangat ketat. Apa jadinya bila buah hati kita yang sudah berlelah-lelah mengikuti bimbel bahkan belajar hingga larut malam ternyata tidak diterima di sekolah idaman atau favorit?

Cegahlah hal ini sedini mungkin dengan menerapkan strategi belajar yang sudah teruji dan mampu membuat anak belajar 5x lebih cepat dari biasanya dan lebih paham apa yang dibaca. Coba luangkan waktu sejenak untuk memperhatikan perilaku buah hati anda dalam belajar atau membaca buku pelajaran. Apakah salah satu kebiasaan di bawah ini adalah hal yang sering mereka lakukan?

  1. Membaca di tempat tidur dalam posisi tidur / telentang
  2. Membaca dalam keadaan lampu remang-remang / kurang terang
  3. Membaca sambil mendengarkan radio atau TV
  4. Membaca dengan bersuara keras atau lembut
  5. Membaca tidak bersuara tetapi mulut/bibir bergerak mengikuti bacaan
  6. Membaca tetapi pandangan mata kosong (seperti melamun)
  7. Membaca tetapi mata tampak berair dan kelopak mata hampir menutup (alias mengantuk)

Nah, bila salah satu kondisi di atas terjadi pada buah hati anda, itu merupakan pertanda bahwa cara belajar mereka kurang baik dan kurang efektif. Posisi belajar sambil tiduran akan menyebabkan cahaya lampu biasanya terhalang buku sehingga mata akan dipaksa bekerja keras untuk fokus membaca tulisan. Hal ini menyebabkan otot mata menjadi cepat lelah, dan karenanya mata cepat mengantuk. Begitu pula membaca dalam keadaan remang-remang, walaupun kita membaca dengan posisi duduk, tetapi kondisi cahaya yang kurang menyebabkan otot mata harus ekstra keras dalam menangkap tulisan/bacaan.

Ada beberapa di antara kita yang terkadang membaca sambil menonton TV atau mendengarkan radio, hal ini pun tidak baik karena konsentrasi kita menjadi terpecah. Apalagi bagi mereka yang memiliki kecenderungan “audio visual” lebih dominan, maka suara dan tayangan TV jelas akan lebih dominan diproses oleh otak ketimbang isi buku pelajaran.

Nah berikutnya yang juga perlu diwaspadai adalah seringkali para pelajar SD kelas 6 masih mengikuti pola membaca yang diajarkan di kelas 1, yaitu membaca dengan bersuara (baik pelan maupun keras). Atau kadangkala mereka membaca dengan bibir yang masih bergerak mengikuti bacaan/tulisan kata per kata. Hal ini menyebabkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan materi bacaan menjadi sangat lama dan bagi putera-puteri yang daya konsentrasinya kurang kuat hal ini akan menyebabkan mereka menjadi cepat bosan dan cepat lelah/mengantuk. Sehingga keinginan untuk membaca hingga tamat menjadi menurun atau bahkan padam sama sekali.

Jadi, bisa ditebak bahwa bila sang buah hati terlihat memegang buku pelajaran namun pandangannya kosong, atau mata mulai berair serta merem melek, nah itu pertanda bahwa mereka sudah merasa jenuh, lelah, mengantuk dan biasanya mereka akan langsung tertidur atau tutup buku dengan mengatakan “sudah Ma, aku sudah selesai belajar” (walaupun sebenarnya materi bacaan masih banyak).

Untuk mengatasi hal-hal seperti ini diperlukan cara baru yang bisa menstimulasi kerja otot mata dan otak, sehingga membaca pelajaran bukan suatu hal yang “mengerikan” atau “membosankan”. Cara baru dalam belajar yang dianjurkan para ahli adalah dengan membaca secara cepat. Dengan tingkat kecepatan baca yang tinggi, sebenarnya otak kita mampu untuk memproses apa yang dibaca dan pikiran kita pun menjadi terfokus, tidak melayang ke mana-mana memikirkan hal-hal lain. Selain itu, semakin cepat kita membaca, maka semakin singkat waktu yang diperlukan untuk menamatkan buku pelajaran. Hal ini menyebabkan putera-puteri kita bisa menghemat energi dan daya konsentrasi, mereka menjadi lebih senang karena membaca menjadi mudah dan cepat. Waktu luang yang tersisa tentunya bisa digunakan untuk istirahat atau “refreshing”. Bacacepatonline.com akan mengajarkan bagaimana buah hati kita bisa memiliki ketrampilan membaca dengan kecepatan 500 kata per menit (kpm) atau 5x lebih cepat dari biasanya, dalam waktu singkat. Dapatkan Modul Latihan Elektronik Level 1 (Yellow Belt) yang dibuat secara khusus bagi pelajar kelas 6 SD! Ya khusus untuk kelas 6 SD… dengan menggunakan materi pelajaran kelas 6 SD yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional RI.