Fakta Baru Seputar Dunia Bacacepat

Tahukah Anda bahwa kemampuan atau ketrampilan membaca secara cepat dapat membantu Anda dalam banyak hal? Dapatkah Anda membayangkan berapa banyak waktu yang dapat Anda hemat bila punya ketrampilan membaca cepat? Baiklah, mari kita sedikit berhitung. Apabila pada saat ini Anda memiliki kemampuan membaca dengan kecepatan 150 kata per menit (kpm), maka Anda dapat menamatkan sebuah buku setebal 200 halaman (@ 300 kata per halaman) dalam waktu 400 menit atau setara dengan 6 jam 40 menit. Ya.. bila buku tersebut dibaca non-stop tanpa jeda atau istirahat, Anda bisa menamatkannya dalam waktu sekitar 6 jam lewat 40 menit.

Pertanyaannya adalah kuatkah Anda berkonsentrasi selama 6 jam lebih untuk menamatkan buku tersebut? Atau apakah Anda punya cukup waktu selama 6 jam dalam sehari untuk membaca? Bila tidak, bagaimana? Mungkin ada cara lain yang lebih sering dilakukan yaitu dengan mencicil bacaan 1 (satu) jam per hari. Cara ini lebih ringan karena tidak menuntut daya konsentrasi terlalu lama. Hanya dengan berkonsentrasi 1 jam, lalu istirahat dan dilanjutkan hari berikutnya. Dengan demikian, buku tersebut bisa ditamatkan dalam waktu 7 hari. Ya, cara mencicil bacaan memang lazim dilakukan, tapi dengan risiko bahwa kemungkinan besar Anda agak kesulitan merangkai kembali jalan cerita karena sudah lupa jalan cerita bacaan sebelumnya. Karena sudah agak lupa, dan malas mengulang penggalan cerita sebelumnya, maka Anda biasanya menjadi agak malas untuk melanjutkan bacaan karena merasa cerita yang dibaca sudah agak tidak nyambung dan menjadi sulit dicerna.

Lain halnya jika Anda memiliki kemampuan membaca dengan kecepatan 500 kpm. Mari kita hitung-hitungan kembali. Dengan kecepatan 500 kpm, maka buku setebal 200 halaman (@ 300 kata per halaman) dapat Anda tamatkan dalam waktu 120 menit, atau hanya 2 jam saja. Jauh lebih cepat bukan? Dengan meluangkan waktu dan berkonsentrasi penuh selama 2 jam, Anda bisa menamatkan sebuah buku setebal 200 halaman. Ini adalah hal yang luar biasa, karena berarti sudah menghemat waktu 4 jam 40 menit. Anda pun tidak harus mencicil bacaan selama 7 hari. Meluangkan waktu 2 jam dapat Anda lakukan pada hari itu juga. Waktu yang Anda hemat tentu dapat digunakan untuk kegiatan lain, misalnya istirahat, atau berolah raga, dsb.

Tingkat yang lebih canggih lagi adalah bila Anda mampu membaca dengan kecepatan 1.000 kpm..Bisakah Anda bayangkan? Dengan kecepatan 1.000 kpm, maka buku setebal 200 halaman (@ 300 kata per halaman) dapat Anda tamatkan dalam waktu… hanya 60 menit alias 1 jam. Wow! Dahsyat bukan? Dengan kemampuan seperti ini, Anda menjadi seseorang yang super efisien dalam membaca.

Selain itu, kemampuan membaca dengan kecepatan 500 kpm atau 1.000 kpm akan memudahkan Anda dalam memahami jalan cerita atau inti cerita secara keseluruhan. Anda akan merasa lebih paham terhadap buku yang dibaca. Sehingga Anda akan lebih mudah membayangkan alur cerita dan tentunya ingatan terhadap jalan cerita menjadi lebih kuat (tidak mudah lupa).

Dengan makin banyaknya buku-buku bacaan baik buku cerita maupun buku pelajaran yang terbit dan beredar di berbagai toko buku, berbagai koran dan majalah, serta perkembangan pesat e-book yang tersedia melalui internet, maka Anda pasti akan ketinggalan kereta apabila tidak memiliki ketrampilan bacacepat. Artinya, Anda akan kewalahan dalam mengikuti arus informasi yang begitu pesat.

Sayangnya, hasil observasi terhadap para pelajar dan kalangan usia dewasa di Indonesia menunjukkan bahwa kemampuan baca mereka secara rata-rata masih relatif sangat rendah. Misalnya, kemampuan baca rata-rata para pelajar SMP masih berkisar antara 100 sampai 150 kpm, bahkan ada yang di bawah 100. Para mahasiswa dan mahasiswi pun secara rata-rata ternyata hanya memiliki kemampuan baca antara 200 sampai 250 kpm. Padahal buku-buku teks kuliah mereka sangatlah banyak. Tuntutan untuk membaca cepat dan berprestasi sangat tinggi. Apalagi jaman sekarang kompetisi semakin ketat. Makanya tidak heran apabila banyak pelajar dan mahasiswa yang mengalami stress dengan pelajaran dan ujian-ujian mereka. Jumlah pelajaran yang semakin banyak, buku teks yang semakin banyak, ulangan harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian nasional, yang sudah terbayang di depan mata…..kapan ada waktu istirahat dan olah raga? Waktu 24 jam serasa kurang. Stress semakin meningkat…  Apakah Anda atau putera-puteri Anda termasuk salah satu dari mereka?

Silahkan berikan comment Anda di bawah ini.