Kebiasaan Buruk Dalam Membaca

Sebelum melakukan latihan bacacepat, ada beberapa kebiasaan buruk yang harus diwaspadai dan usahakan untuk dihilangkan. Kebiasaan buruk ini mungkin tanpa disadari sering kita atau putera-puteri kita lakukan. Apa saja kebiasaan buruk itu?

Kebiasaan Buruk No.1: Membaca kata demi kata

Kita seringkali diajarkan untuk membaca kata demi kata terutama bagi pemula atau para pelajar yang duduk di bangku sekolah dasar. Cara membaca seperti ini memang tidak salah, terutama bagi pelajar kelas 1 dan 2 SD yang baru mulai belajar baca. Tetapi, sayangnya cara baca seperti ini tanpa disadari menjadi kebiasaan yang terus terbawa hingga SMP, SMA dan dewasa. Padahal, dengan cara baca seperti ini menyebabkan beberapa hal yang merugikan yaitu (1) waktu baca menjadi sangat lama sehingga kita menjadi cepat lelah / jenuh, dan (2) kebanyakan dari kita sering merasa kurang memahami keseluruhan makna dari apa yang dibaca tersebut. Akibatnya, seringkali kita atau putera-puteri kita menjadi malas membaca.

Kebiasaan Buruk No.2: Sub-vokalisasi

Merupakan kebiasaan kita yang suka membunyikan kata-kata atau menyebutkan kata-kata yang dibaca di dalam hati seakan-akan mendengar bunyi kata-kata tersebut di dalam pikiran kita. Hal ini menyebabkan waktu membaca yang lebih lama dari seharusnya. Otak kita sebenarnya mampu mencerna / memahami kata-kata tanpa harus menyebutkan kata-kata tersebut di dalam hati. Bila hal ini dilatih terus menerus, niscaya kita akan mampu membaca 400 sampai 500 kata per menit.

Kebiasaan Buruk No.3: Gerakan mata dan kepala yang tidak efisien / tidak perlu

Ada kebiasaan buruk lain yang sering terjadi ketika seseorang membaca yaitu kalau diperhatikan ketika membaca tersebut kepalanya cenderung bergerak dari kiri ke kanan dan seterusnya berulang-ulang hingga akhir bacaan. Hal ini tidak perlu karena menyebabkan waktu baca menjadi lebih lama. Di samping itu, jangkauan mata kita sebenarnya bisa mencapai 4 cm sampai 5 cm dalam sekali baca atau setara dengan 5 sampai 7 kata dalam suatu kalimat. Bahkan bila sudah terlatih, kita bisa membaca beberapa kalimat sekaligus dalam suatu paragraf dalam waktu sangat cepat. Sehingga dalam bacacepat bukanlah gerakan kepala dari kiri ke kanan yang dipercepat, tetapi latihan gerakan mata yang dipercepat.

Kebiasaan Buruk No.4: Membaca ulang

Beberapa orang juga sering melakukan baca ulang terhadap kalimat-kalimat yang sudah dibacanya karena khawatir ada bagian-bagian yang terlewatkan atau lupa. Rasa khawatir ini sebenarnya tidak perlu karena mengindikasikan kurang percaya diri atau kurang konsentrasi sehingga memperlambat proses bacacepat. Sebaiknya kebiasaan ini dihilangkan dan apabila ada hal-hal yang mengganggu konsentrasi seperti suara radio atau TV, agar gangguan tersebut bisa dihilangkan terlebih dahulu sebelum membaca. Dengan hilangnya gangguan, maka konsentrasi menjadi lebih baik dan membaca pun bisa menjadi lebih cepat.

 

Silahkan berikan comment Anda di bawah ini.

About these ads